Melestarikan Mata Air dengan Pohon Beringin

sumber : mediaindonesia.com

Penulis : Cornelius Eko Susanto

Sabtu, 16 April 2011 19:56 WIB

Desa Sambelia merupakan bagian dari Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Sesuai dengan kondisi agroekosistem di sebagian besar wilayah Lombok Timur yang sangat kering, pada umumnya lahan di Desa Sambelia bertipe kering lantaran selalu kekurangan air. Luas areal lahan kering di Kecamatan Sambelia bahkan mencapai 87,5% dari total wilayah.

Air merupakan barang langka di desa tersebut. Tidak jarang pertengkaran antarwarga kerap terjadi hanya karena memperebutkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fenomena ini tentu mengundang keprihatinan yang mendalam bagi Syafruddin. Pak Dedi begitu biasanya warga desa memanggil namanya, begitu gelisah dengan kondisi kampungnya yang semakin tandus. Fenomena kekeringan tersebut tentu ironis lantaran desa itu berlokasi di kaki Gunung Rinjani.

Padahal menurut pengalamannya, dulu air sungai yang mengalir di Desa Sambelia cukup besar. Kini debit air yang mengalir telah jauh menyusut. ”Debit air sungai semakin menyusut, bahkan cenderung kering karena erosi,” kisah pria yang berprofesi sebagai guru SD ini.

Sembari melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, Pak Dedi berinisiatif mengajak masyarakat untuk menjaga sumber air desa. ”Saat ini saja kita saja sudah kekurangan, bagaimana dengan nasib anak cucu kita kelak?” begitu komentar Pak Dedi pada beberapa warga agar tergugah untuk melakukan perubahan.

Menanam pohon di sepanjang sempadan sungai dianggap sebagai satu-satunya jalan untuk menjaga kelestarian sumber air. Namun demikian, dia menyadari betapa besar kendala yang dihadapi untuk merealisasikan idenya.Namun, sosok guru yang pantang menyerah ini tidak mau mundur. Mengiringi harapan besar untuk menyelamatkan lingkungan, dia pun mulai melakukan pembibitan pohon tanpa menunggu uluran bantuan pihak luar.

Menariknya, jenis pohon kayu yang dipilih tidak seperti umumnya di tempat-tempat lain. Pak Dedi lebih memilih untuk membibitkan beringin, karena menurutnya untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang, pohon inilah yang paling tepat. Di samping karena akarnya yang kokoh sehingga bisa mencegah erosi tanah, sengaja pria ini memilih beringin lantaran pohon ini dijamin terbebas dari penebangan lantaran kayunya tidak diminati oleh para pencuri kayu. Selain itu, di sekitar pohon beringin nantinya akan muncul mata air. (OL-8)