Proyek Geothermal Terhambat Hutan Lindung

sumber : antaranews.com

15 Juni 2011

Manado (ANTARA News) – Proyek pembangkit listrik geothermal yang akan dibangun di Modayag, Kabupaten Bolmong Timur, hingga saat ini masih bermasalah dengan persoalan hutan lindung.

“Proyek kelistrikan di Modayag itu harus segera dicarikan solusi, karena itu juga bermanfaat bagi kepentingan rakyat Sulut,” kata Wakil Gubernur Sulut Djauhari kansil, di Manado, Rabu.

Persoalan proyek geothermal itu, terungkap saat Kansil memimpin rapat koordinasi evaluasi kinerja di lingkungan Pemprov Sulut untuk triwulan II tahun anggaran 2011.

Investor yang menanamkan modalnya di sektor kelistrikan itu, sedikit mengalami hambatan untuk masuk di titik bor II dan III, karena letaknya berada di lokasi hutan lindung.

Di sisi lain, pemerintah juga sementara berupaya untuk menjadikan hutan lindung sebagai paru-paru dunia untuk menjaga lingkungan alam dan sebagainya.

Berdasarkan data kondisi listrik di Sulut sampai bulan April 2011 yang diterima DPRD Sulut, adalah daya terpasang 262.433 megawatt (mw), daya mampu 195.162 MW, serta beban puncak 180.078 MW. Terdapat juga Surplus 14.757 MW, jumlah pelanggan 390.383 MW, daftar tunggu 87.204 MW.

“Sulut juga memiliki 11 pembangkit listrik, yang menjadi motor bergeraknya ketenagalistrikan di Sulut,” katanya.