Kaltim Dukung Moratorium Kehutanan

sumber : mediaindonesia.com

25 Oktober 2011

SAMARINDA–MICOM: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mendukung moratorium kehutanan yang dilakukan pemerintah pusat karena semua daerah justru akan diuntungkan oleh keputusan itu, yakni terkait kejelasan hutan primer dan hutan sekunder.

“Adanya moratorium kehutanan oleh Menteri Kehutanan dimulai 2011, memperjelas mana hutan primer harus dijaga dan dipertahankan, dan mana hutan skunder bisa dimanfaatkan,” ucap Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Selasa (25/10).

Moratorium itu, lanjut dia, juga berpengaruh besar terhadap pembangunan ekonomi di Kaltim, terutama berkaitan erat dengan Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kaltim sudah ditetapkan oleh pusat sebagai pengembangan ekonomi nasional sehingga dibentuk MP3EI.

Kaitannya dengan momeratorium, diantaranya mengenai lahan yang digunakan untuk jalan tol, dan kawasan ‘Food and Raice Estate’ yang membutuhkan lahan pertanian seluas 200.000 hektare.

Kaltim, lanjut Awang, tengah memprioritaskan pembangunan pertanian dalam arti luas, yakni didalamnya termasuk pengelolaan terhadap budidaya kehutanan dan budidaya non kehutanan.

Penegasan pemerintah dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.62/Menhut-II/2011 yang menempatkan sawit, karet dan kelapa menjadi tanaman kehutanan berbagai jenis, harus dilihat dari sisi yang positif.

Kaltim sudah punya komitmen kuat untuk program penghijauan dengan nama Kaltim Green atau Kaltim Hijau, sehingga hutan primer, hutan lindung, dan kawasan konservasi harus dipertahankan. (Ant/OL-04)