Tuan Presiden Bukan Soal Koordinasi, Tapi Power

Dalam rapat koordinasi Dewan Nasional Perubahan Iklim di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/9/2011) yang dihadiri Wapres, Menko Kesra, Menko Perekonomian, Menko Polkam Mendag, Menkes, Menhut, Menhub, Menteri LH, Kepala BPPT dan Ketua Lapan, Presiden menyampaikan bahwa:

“Jangan kita merugi, gagal untuk mencapai yang lebih tinggi karena persoalan nasional. Ketika ada masalah, sudah ada rumahnya yaitu satgas REDD+, berdayakan itu. Jangan masing-masing merdeka seolah punya otoritas dan kewenangan sendiri-sendiri,”

Statement tersebut nampaknya menyikapi saling sikut rebut kue yang makin menguat akhir-akhir ini antara DNPI, Kemenhut, Satgas, UKP4 dan berbagai agensi negara lainnya terkait REDD. Kue REDD+ terutama pasca banjir uang 1 miliar USD dari Norwegia memang makin menggoda. Apalagi model pengelolaan budget adalah on budget off treasury. Artinya, tercatat di Keuangan Negara tetapi dengan model pengelolaan budget yang diserahkan berdasarkan kebutuhan lapangan. Kita tidak tahu sejauh mana transparansi pengelolaan budget tersebut diaudit dan dilaporkan ke publik. Menurut UU Keterbukaan Informasi Publik, semua informasi berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara harus disediakan dan wajib dibuka untuk umum. Namun dengan sumber daya sebesar itu, siapa yang mau patuh atau legowo diatur pihak lain ?

SBY pada kesempatan itu juga menyampaikan

“Saya berharap dewan perubahan iklim terus bekerja dan gigih memastikan semua kebijakan dan pelaksanaan pembangunan itu itu baik untuk ciptakan pertumbuhan. Jangan anggap ini kerja sambilan, ini kerja penting, ini,”.

Kalau menengok sikut-sikutan antara masing-masing lembaga di atas, nampaknya bukan soal kerja yang gigih atau koordinasi, tapi soal power untuk memastikan bila perlu memaksa satu pihak taat dan tunduk pada kewenangan pihak lain. Masalahnya, DNPI punya kewenangan tapi tidak digubris pihak lain. Padahal koordinator-nya Presiden sendiri. SATGAS juga punya tapi koordinasinya tidak meyakinkan karena yang duduk disana punya bagasi masing-masing.. Koordinasi di DNPI pun jarang dipimpin oleh SBY. Baru pertemuan akhir september itu, Presiden memimpin rapat. So, pak bos, sepertinya bukan masalah jalan sendiri-sendiri, tapi soal leadership anda untuk membuat semuanya bisa jalan seiring.